Buku Laris
Judul : The Coffee Shop Chronicles
ISBN : 978-602-99693-5-1
Penulis : Aditia Yudis, Wangi Mutiara Susilo, Yuska Vonita, dkk
Ukuran : 13 x 19 cm
Ketebalan : 202 halaman hitam putih
Harga : Rp 35.000
ISBN : 978-602-99693-5-1
Penulis : Aditia Yudis, Wangi Mutiara Susilo, Yuska Vonita, dkk
Ukuran : 13 x 19 cm
Ketebalan : 202 halaman hitam putih
Harga : Rp 35.000
The Coffee Shop Chronicles dimulai dari sepucuk surat pendek dari seorang pengagum kepada Tuan Arsitek yang ditulis oleh @firah_39. Surat yang membuat sebuah flashfict balasan dikarang untuk menanggapi surat tersebut oleh @adit_adit. Selanjutnya, beberapa penulis lain, @_raraa, @WangiMS, dan @hildabika ikut bergabung menulis flashfict berantai yang menyertakan latar sama dan interaksi dengan tokoh-tokoh yang sebelumnya ada.
Kemudian, ketika judul tersebut dihanyutkan ke linimasa, banyak teman lain yang bergabung. Pada akhirnya, 33 cerita singkat dari 22 penulis muda pun terkumpul. Keajaiban sudut pandang. Ya, ada ribuan sudut pandang dan cerita untuk mengisahkan sebuah coffee shop. Satu mata terlalu sempit untuk melihat dunia. Buka mata dan temukan kekayaan cerita di sana.
Selamat menikmati!
Kemudian, ketika judul tersebut dihanyutkan ke linimasa, banyak teman lain yang bergabung. Pada akhirnya, 33 cerita singkat dari 22 penulis muda pun terkumpul. Keajaiban sudut pandang. Ya, ada ribuan sudut pandang dan cerita untuk mengisahkan sebuah coffee shop. Satu mata terlalu sempit untuk melihat dunia. Buka mata dan temukan kekayaan cerita di sana.
Selamat menikmati!
Judul : AKU DI SINI kumpulan puisi
Penulis : Ririn Wulandari
Nomer seri : BPS 010201/2012
ISBN (13) : 978-602-99693-3-7
ISBN (10) : 602-99693-3-1
Hal: 2 (fc)+ 158 (bw)
Penulis : Ririn Wulandari
Nomer seri : BPS 010201/2012
ISBN (13) : 978-602-99693-3-7
ISBN (10) : 602-99693-3-1
Hal: 2 (fc)+ 158 (bw)
Ada tanya
Kubiarkan tetap sebagai tanya
Kubiarkan tetap sebagai tanya
Ada murka
Kubiarkan tetap apa adanya
Ada rindu
Kubiarkan menganga begitu saja
Ada lambaian
Kubiarkan menangkap angin
Karna siang kubiarkan berirama sekehendaknya
Karna kuingin tak bergerak
Diam merunduk
Sejenak
Hanya sejenak
Itu adalah salah satu puisi yang berjudul DIAM. Temukan puisi-puisi cantik lainnya dalam buku yang disajikan dan dikemas secara ringan ini.


